You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Cigelam
Cigelam

Kec. Babakancikao, Kab. Purwakarta, Provinsi Jawa Barat

Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat Selamat Datang di Website Resmi Desa Cigelam, Sarana Informasi dan Tranparansi Desa Salam Sehat Selalu dengan INGAT PESAN IBU Memakai MASKER, Menjaga JARAK dan Mencuci TANGAN. Jangan bawa virus kerumah, sayangi KELUARGA. Saat membutuhkan Keterangan dari Desa mohon membawa KTP-eL photpcopy Kartu Keluarga dan Pelunasan PBB tahun berjalan

Desa Cigelam Semakin Berdaya: Mahasiswa KKN STIES dan Ibu-Ibu Kader Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Hias

STIES Purwakarta 21 Februari 2025 Dibaca 19 Kali
Desa Cigelam Semakin Berdaya: Mahasiswa KKN STIES dan Ibu-Ibu Kader Olah Minyak Jelantah Jadi Lilin Hias

Purwakarta, 16 Februari 2024 – Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, semakin menunjukkan kiprahnya dalam inovasi dan pemberdayaan masyarakat. Berkat kolaborasi antara mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Syariah (STIES) Indonesia dan ibu-ibu kader desa, diadakan pelatihan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin hias. Kegiatan ini berlangsung di Aula Desa Cigelam dengan diikuti lebih dari 70 peserta, termasuk ibu-ibu kader desa, majelis taklim, aparatur desa, pegiat UMKM, serta masyarakat umum.

 

Pelatihan ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN STIES, yaitu Dadan Nugraha, Wulandari, Ipan, dan Eka. Dalam sambutannya, Wulandari menegaskan bahwa pengelolaan limbah rumah tangga yang baik tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan.

 

Kepala Desa Cigelam, Hj. Titin Siti Fatimah, yang hadir dalam kegiatan ini, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa KKN atas inisiatif mereka dalam memberikan edukasi serta keterampilan baru kepada masyarakat. Ia berharap program seperti ini dapat terus berlanjut untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

 

Sebagai narasumber utama, Restu Wulan Anggraeni, S.E., menjelaskan tentang bahaya minyak jelantah jika dikonsumsi berulang kali atau dibuang sembarangan, serta potensinya sebagai bahan baku lilin bernilai jual. Sementara itu, Ahmad Ali Sopian, M.E., selaku dosen pendamping lapangan, turut memberikan wawasan mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara ramah lingkungan.

 

Dalam sesi praktik, peserta dengan antusias mengikuti langkah-langkah pembuatan lilin hias yang dipandu langsung oleh Restu Wulan. Ibu-ibu kader desa dan peserta lainnya berhasil menciptakan lilin-lilin dengan desain menarik yang memiliki nilai estetika dan ekonomi.

 

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah desa serta seluruh elemen masyarakat. Keberhasilan pelatihan ini menjadi bukti bahwa Desa Cigelam adalah desa yang inovatif, berdaya, dan peduli lingkungan. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan potensi limbah rumah tangga dan mampu mengolahnya menjadi produk bernilai guna.

 

Selain sebagai solusi ramah lingkungan, inovasi ini juga membuka peluang usaha baru bagi ibu-ibu di Desa Cigelam, menjadikan desa ini sebagai contoh bagi daerah lain dalam mengelola limbah secara kreatif dan bermanfaat.