Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta
Feb2016
Dibuka
1.047 Kali
Setelah program pemberdayaan masyarakat melalui ‘Beas Perelek’ mulai berjalan secara linier di Kabupaten Purwakarta. Kini Pemerintah Daerah Purwakarta mulai menginisiasi program pemberdayaan yang lain yakni memberdayakan ‘Pak Ogah’ yang seringkali dianggap mengganggu di setiap persimpangan jalan. Efektif bulan ini semua ‘Pak Ogah’ akan mendapat pekerjaan sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) yang berada dibawah koordinasi Dinas Perhubungan, Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi Kabupaten Purwakarta.
Program ini disampaikan oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi dengan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kamis (4/2) di Bale Nageri Gedung Negara Purwakarta. Rapat yang berlangsung sekira satu jam ini dihadiri oleh Sekda, Para Asisten Sekda dan seluruh Kepala OPD juga stakeholder terkait.
Bupati yang selalu tampil ‘nyentrik’ dengan pakaian khas sunda sejak 15 tahun lalu ini menuturkan bahwa keberadaan ‘Pak Ogah’ di setiap persimpangan jalan persimpangan sering kali menjadi keluhan masyarakat pengguna jalan karena kerap kali mereka meminta pungutan meski berupa uang recehan. “ini kan jadinya termasuk pungutan liar karena tidak dinaungi payung hukum, masyarakat kita sudah bayar pajak. Nah dari pada terus meresahkan lebih baik kita berdayakan ‘Pak Ogah’ itu”. Tutur Dedi.
Adapun secara teknis, lebih lanjut Dedi menjelaskan mereka nanti berstatus sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) Dishubparpostel. Mereka diberi seragam petugas Dishub dan akan diberikan pelatihan khusus dari Satuan Lalu Lintas Polres Purwakarta agar mampu mengatur arus lalu lintas dengan baik. “nanti mereka belajar kepada Polres biar bisa mengatur lalu lintas dan mampu mengurai kemacetan”. Ujar Dedi
Kepala Dinas Perhubungan, Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi, Kusnadi saat ditemui ditempat yang sama mengatakan setelah menjadi petugas Tenaga Harian Lepas ‘Pak Ogah’ sudah tidak boleh lagi meminta uang pungutan kepada pengguna jalan karena mereka sudah memiliki gaji sebesar Rp.1,5 juta per bulan. “ya sudah gak boleh lagi minta-minta, kan sudah punya gaji, kalau pun masih ada, masyarakat boleh lapor ke SMS Center 08121297775 untuk langsung diberikan tindakan berupa pemecatan”. Kata Kusnadi menutup.
Humas Setda Purwakarta
Sumber : http://purwakartakab.go.id/web2/pak-ogah-menjadi-petugas-di-persimpangan-jalan-purwakarta/

Data Populasi Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta
Laki-laki : 3832 ORANG
Perempuan : 3800 ORANG
TOTAL : 7632 ORANG
Laki-laki
Perempuan
BELUM MENGISI
TOTAL
KK
Dusun
Data APB Desa sebagai wujud transparansi Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan
Rp 2.581.897.321,00
Rp 245.056.200,00
Rp 2.842.400.810,00
Rp 245.026.200,00
Rp 260.503.489,00
Rp 261.510.000,00
Rp 7.000.000,00
Rp 0,00
Rp 1.096.099.000,00
Rp 101.885.000,00
Rp 559.584.600,00
Rp 0,00
Rp 787.927.200,00
Rp 131.321.200,00
Rp 130.000.000,00
Rp 11.850.000,00
Rp 1.286.521,00
Rp 0,00
Rp 1.122.048.810,00
Rp 143.171.200,00
Rp 829.109.000,00
Rp 73.955.000,00
Rp 40.000.000,00
Rp 0,00
Rp 739.643.000,00
Rp 0,00
Rp 111.600.000,00
Rp 27.900.000,00
Detail


SANAN
31 Desember 2025 19:43:27
Kapan Turun Sudah dibagikan pak .......