Agenda

Sebelumnya

Media Sosial Desa

Media Sosial
Desa Cigelam Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta

Profile Desa

Jenis Tanah : Sawah, Kebun dan Hutan
Topografi : Datar
Sumber Daya Alam : Sawah, Kebun dan Hutan
Flora Fauna : Duren, Rambutan dan Bambu Sapi, Domba dan Kerbau
Rawan Bencana : Kebakaran
Kearifan Lokal : Sauyunan
Jenis Jaringan : 4g
Provider Internet : Telkom, Telkomsel, Indosat, Axiata dll
Cakupan Wilayah : 90 %
Kecepatan Internet : 20 Mpbs
Akses Publik : Warga bisa memanfaatkan Wifi dikantor desa
Status Desa : Adat
Lembaga Adat : Sauyunan
Struktur Adat : -
Wilayah Adat : Dusun
Regulasi Penetapan Kampung Adat :
Dokumen Regulasi Penetapan Kampung Adat : -
Peraturan Adat :

Video

SekilasInfo
Selamat Datang di Website Resmi Desa Cigelam, Sarana Informasi dan Tranparansi Desa Saat membutuhkan Keterangan dari Desa mohon membawa KTP-eL photpcopy Kartu Keluarga dan Pelunasan PBB tahun berjalan Salam Sehat Selalu dengan INGAT PESAN IBU Memakai MASKER, Menjaga JARAK dan Mencuci TANGAN. Jangan bawa virus kerumah, sayangi KELUARGA. Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat

Cerita Hayam Wuruk, Raja Majapahit yang Meninggal dalam Kesedihan

31

Aug
2021

Dibuka
32.875 Kali

31-08-2021 10:35:11

32.875 Kali dibuka

Admin : SuperAdmin

KERAJAAN Majapahit merupakan salah satu kerajaan yang pernah berjaya di nusantara. Diceritakan pada tahun 1351, Hayam Wuruk menjadi raja Majapahit.
Gejolak kawula muda dengan semangat yang menyala-nyala dan didukung oleh Maha Patih Gajah Mada yang pandai dan sakti membuat Majapahit dapat menguasai kepulauan Nusantara.
Saat itu, raja-raja tetangga yang jauh maupun yang dekat tunduk dibawah panji-panji Gula-Kelapa yang dimiliki oleh kerajaan Majapahit. Demikian dinukil dari jatimprov.go.id.
Pada waktu tertentu, banyak para tamu mnancanegara yang memberikan cinderamata kepada Sang Raja Hayam Wuruk, saat itu Wilwatiktapura (Majapahit) masuk pada era keemasan. 
Pada saat itu diceritakan bahwa raja Hayam Wuruk belum mau menikah. Namun ada seorang putri yang menarik hatinya yaitu putri dari Negara Pasundhan yang bernama Dyah Pitaloka.
Hayam Wuruk menugaskan Empu Madu untuk menghadap raja Pasundan guna melamar sang putri. Ternyata lamarannya diterima dan dianggapnya sebagai tanda penghormatan dari raja besar Majapahit.
Ringkasnya raja Pasundan menghantar sendiri Dyah Pitaloka ke Majapahit, dengan diiringi serombongan prajurit. Sesampai di negara Majapahit, menyiapkan perkemahan di alun-alun Bubat sambil menanti penjemputan dari Shri Hayam Wuruk.
Diceritakan pada waktu itu mahapatih Hamangkubumi Gajah Mada yang masih diselimuti perasaan yang ingin mewujudkan sumpah setianya mengira bahwa dengan perginya Hayam Wuruk menjemput Dyah Pitaloka akan menurunkan derajat kewibawaan kerajaan Majapahit.
Gajah Mada berpendapat bahwa Dyah Pitaloka harus dibawa menghadap Hayam Wuruk menjadi putri boyongan sebagai pertanda menyerah. 
Keinginan Gajah Mada seperti itu membuat marah Manggala dari Pasundan, akhirnya terjadi perselisihan. Dan terjadilah perang di tengah alun-alun Bubat. 
Para Manggala dari Pasundan tidak ada yang tersisa semuanya tewas di medan pertempuran, termasuk raja Pasundan juga tewas. Melihat kenyataan seperti itu Dyah Pitaloka berduka cita dan bunuh diri. Peristiwa perang Bubat itu dicerita seperti “Sanga Turangga Paksawani”.
Raja Hayam Wuruk yang mendengar berita bahwa Dyah Pitaloka yang diidam-idamkan menjadi istri prameswari sudah meninggal sangat sedih hatinya. Karena sangat sedihnya akhirnya sakit hingga meninggal.
Gajah Mada merasa dosa besar, maka sebagai penebus dosanya lalu mengundurkan diri dari jabatan patih mangkubhumi lalu bertapa dan menyepi di Madakaripura. 

 

Sumber : https://nasional.okezone.com/read/2021/08/15/337/2455924/cerita-hayam-wuruk-raja-majapahit-yang-meninggal-dalam-kesedihan

 

Kirim Komentar

Nama
No. Hp
E-mail
Isi Komentar
CAPTCHA Image
statistikpenduduk

Data Populasi Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta

3952

Laki-laki

3936

Perempuan

0

BELUM MENGISI

7888

TOTAL

3952

Laki-laki

3936

Perempuan

0

BELUM MENGISI

7888

TOTAL

Dusun

Layanan

Mandiri

Hubungi Perangkat Desa Untuk mendapatkan PIN

Transparansi

Anggaran

Data APB Desa sebagai wujud transparansi Pemerintah Desa dalam mengelola keuangan

Pendapatan

Anggaran

Rp 1.858.705.542,00

Realisasi

Rp 919.900.300,00

Belanja

Anggaran

Rp 2.117.922.510,00

Realisasi

Rp 1.086.817.195,00

Pembiayaan

Anggaran

Rp 260.503.489,00

Realisasi

Rp 261.510.000,00

Hasil Usaha Desa

Anggaran

Rp 7.000.000,00

Realisasi

Rp 7.000.000,00

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Anggaran

Rp 1.286.521,00

Realisasi

Rp 0,00

Dana Desa

Anggaran

Rp 373.456.000,00

Realisasi

Rp 189.825.000,00

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran

Rp 647.749.300,00

Realisasi

Rp 254.301.100,00

Alokasi Dana Desa

Anggaran

Rp 787.927.200,00

Realisasi

Rp 456.924.200,00

Bantuan Keuangan Provinsi

Anggaran

Rp 40.000.000,00

Realisasi

Rp 11.850.000,00

Bunga Bank

Anggaran

Rp 1.286.521,00

Realisasi

Rp 0,00

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran

Rp 1.050.023.610,00

Realisasi

Rp 494.486.295,00

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran

Rp 886.298.900,00

Realisasi

Rp 486.530.900,00

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran

Rp 53.000.000,00

Realisasi

Rp 33.000.000,00

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran

Rp 17.000.000,00

Realisasi

Rp 17.000.000,00

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran

Rp 111.600.000,00

Realisasi

Rp 55.800.000,00

APB Desa

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan

Anggaran

Rp 1.858.705.542,00

Realisasi

Rp 919.900.300,00

49.49%

Belanja

Anggaran

Rp 2.117.922.510,00

Realisasi

Rp 1.086.817.195,00

51.32%

Pembiayaan

Anggaran

Rp 260.503.489,00

Realisasi

Rp 261.510.000,00

100.39%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Usaha Desa

Anggaran

Rp 7.000.000,00

Realisasi

Rp 7.000.000,00

100%

Lain-Lain Pendapatan Asli Desa

Anggaran

Rp 1.286.521,00

Realisasi

Rp 0,00

0%

Dana Desa

Anggaran

Rp 373.456.000,00

Realisasi

Rp 189.825.000,00

50.83%

Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi

Anggaran

Rp 647.749.300,00

Realisasi

Rp 254.301.100,00

39.26%

Alokasi Dana Desa

Anggaran

Rp 787.927.200,00

Realisasi

Rp 456.924.200,00

57.99%

Bantuan Keuangan Provinsi

Anggaran

Rp 40.000.000,00

Realisasi

Rp 11.850.000,00

29.63%

Bunga Bank

Anggaran

Rp 1.286.521,00

Realisasi

Rp 0,00

0%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa

Anggaran

Rp 1.050.023.610,00

Realisasi

Rp 494.486.295,00

47.09%

Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa

Anggaran

Rp 886.298.900,00

Realisasi

Rp 486.530.900,00

54.89%

Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa

Anggaran

Rp 53.000.000,00

Realisasi

Rp 33.000.000,00

62.26%

Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa

Anggaran

Rp 17.000.000,00

Realisasi

Rp 17.000.000,00

100%

Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa

Anggaran

Rp 111.600.000,00

Realisasi

Rp 55.800.000,00

50%
Login Admin
Sekilas Info
Ke Atas Halaman